Search your favorite song for free


2. Hasbunalloha wa ni'mal wakil

  • Published: 2013-10-22T03:29:16Z
  • By Ibnu zaid
Hasbunalloha wa ni'mal wakil

Do'a yang pendek namun bermakna yang sangat luas.

nothing at of , which is










11. Maulid-ust Solihin

Maulid-ust Solihin

nothing at of , which is


12. Ya Imam Rusli..

Ya Imam Rusli..

nothing at of , which is






17. HADIS 46 HADIS ZAID BIN KHALID AL JUHANI HLM. 326

HADIS 46 HADIS ZAID BIN KHALID AL JUHANI HLM. 326

hadis tentang haramnya menyandarkan turunnya hujan kepada bintang. materi hadis tarbawi PAI/PBA Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, senin, 9 Januari 2017 dari kitab syarah Al Lu'lu' wa Al-Marjan

nothing at of , which is


18. #SBKR Eps 26: Kasih Sayang #2 [32kbps]

#SBKR Eps 26: Kasih Sayang #2 [32kbps]

Usamah Ibnu Zaid mengisahkan: Putri nabi mengirimkan pesan kepada beliau (Rosulullah), bahwa anaknya sedang sekarat, dan memintanya untuk datang. Rosululloh pun mengirimkan salam kepada putrinya dengan kata-kata “Apa yang telah Alloh ambil, adalah milikNya. Dan apa yang telah Alloh berikan, adalah milikNya. Dan Dia telah menentukan waktu bagi setiap orang. Maka bersabarlah, dan carilah pahala dari Alloh”. Putri nabi pun kemudian mengirimkan pesan kembali. Memohon agar beliau datang kepadanya. Maka beliau pun berangkat bersama beberapa sahabatnya. Sesampainya di kediaman putrinya, anak yang sedang sekarat itu, diangkat ke pangkuan Rosululloh yang bersimbah air mata. Sa’ad bertanya dengan ekspresi keheranan, karena melihat nabi menangis. “Apa ini Ya Rosululloh?”. Rosul pun menjawab “Ini adalah rasa sayang yang diletakkan Alloh pada hati hamba-hambaNya. Alloh menunjukkan sayang hanya kepada hamba-hambaNya yang penyayang”. http://kisahrosululloh.wordpress.com/2012/12/20/sbkr-episode-26-kasih-sayang-2/

nothing at of , which is


19. Surah Ayat Al - Kursi 10 Different Qiraat By Qari Mishary Al - Rashid Al Afasy

Surah Ayat Al - Kursi 10 Different Qiraat By Qari Mishary Al - Rashid Al Afasy

Bahasa = Adalah Kata Jamak Dari Perkataan Qiraah, yaitu kaedah membaca. Istilah = adalah kaedah cara bacaan alQur’an yg diambil oleh ulamak Qurra’ sebagai mazhab bacaan, yg diriwayatkan secara mutawatir, yg mana antara satu dengan yg lain ada perbezaan-perbezaan tersendiri Penambahan : sedikit saja yg tak sama, bukan keseluruhan alQur’an. Bilangan Qiraat yg Masyur: Imam al-Jazari meriwayatkan 10 Qiraat Imam sy-Syatibi meriwayatkan 7 Qiraat. Kesimpulannya = ada 10 Qiraat yg masyhur yg diterima sah dari Rasul s.a.w ( sebagaimana yg dinyatakan oleh imam al-Jazari) Bacaan sepuluh yang mutawatir = iaitu bacaan yang disandarkan kepada sepuluh imam al-qurra’ (“Readers”) serta diriwayatkan oleh kumpulan manusia yang ramai. Aliran Qiraat yaitu dengan bertalaqqi antara murid dengan guru bersanad hingga Rasul saw. Bagi setiap Qiraat yg 10 itu, ada bacaan2 yg khusus untuk Qiraat yg dibaca. Kita adalah pengamal bacaan Qur’an = Qiraat Imam ‘Asim. Lebih khusus lagi = Qiraat ”Hafs ‘an ‘Asim min Toriqi Shatibiyah” = Maksudnya :- Qiraat yg melalui aliran sanad (toriq) imam Syatibi, yg diriwayatkan oleh imam Hafs, yg ambil bacaan dari imam ‘Asim. Dalam lain kata2 :- Qiraat atau Mazhab bacaan imam ‘Asim, yg dirawikan oleh imam Hafs, yg dikumpulkan sanad dan bacaannya oleh imam Syaatibi. Seperti Hadith yg diriwayatkan oleh seorang Sahabat dan di kumpulkan oleh imam Bukhari dan sebagainya. Perhatian: Ada juga Qiraat imam ‘Asim, yg dirawikan oleh imam Hafs, dari aliran sanad imam alJazari ( ada sedikit perbezaan dari aliran Syatibi; terutama sekali pada mad jaiz munfaSil – mereka baca dengan 2 harakat sahaja ) Apa itu Qiraat, Riwayat dan Toriq Qiraat (“Readings”) yg bersandarkan kepada Qurra’ (Readers) yg 10. - bacaan yg disandarkan pada imam = digelar “Qiraat” = contoh: Qiraat ‘Asim Bacaan setiap ahli Qurra’ ini dirawikan oleh dua Perawi (“Transmitters”) - bacaan yg disandarkan kepada perawi = digelar “Riwayat” = contoh: Riwayat Hafs Bacaan yg disandarkan kepada yg setelah daripada “perawi” = digelar “Toriq” = contoh = Toriq Syatibi Setelah kamu khatam Qur’an menurut bacaan Hafs dan Syu’bah, barulah kamu telah selesai bacaan Qiraat ‘Asim. Sanad imam ‘Asim Imam ‘Asim ambil bacaan dari = (1) Abd Rahman Assulami (2) Abu Amru AlSyaibani , (3) Abu Ubaid al Salma , (4) Zirr bin Hubaisiy al Asadi Abd Rahman Assulami ambil bacaan dari = (1) Ali bin Abi Tolib, (2) Uthman bin Affan, (3) Zaid bin Thabit, (4) Ubai bin Kaab Zirr bin Hubaisiy ambil bacaan dari = Abdullah bin Mas’ud dan lain2 Sanad imam ‘Asim yg diambil Qiraat dan diriwayatkan oleh imam Hafs - Sebahagian besar (majoriti 90%) ummat Islam di dunia membaca Quran mengikut Qiraat Hafs ‘an ‘Asim 1. Hafs 2. ‘Asim 3. Abd Rahman Assulami 4. Ali bin Abi Tolib 5. Rasul saw Sanad imam ‘Asim yg diambil Qiraat dan diriwayatkan oleh imam Syu’bah 1. Syu’bah 2. ‘Asim 3. Zir bin Hubaisy 4. Abdullah bin Mas’ud 5. Rasul saw 7 Mazhab bacaan al-Qur’an(Qiraat) yg dikumpulkan oleh Imam Syatibi :- 1. Imam Nafi (Madina) dan 2 Perawinya : 1) Qaaloon, 2) Warsh 2. Imam Ibn Katheer (Makkah) dan 2 Perawinya : 1) Qunbul, 2) Bazzi 3. Imam Abu ‘Amru (BaSra: Iraq) dan 2 Perawinya : 1) Duri, 2) Susi 4. Imam Ibn ‘Amir (Syam) dan 2 Perawinya : 1) Hisham, 2) Ibn Zakwaan 5. Imam Aasim (Kufah: Iraq) dan 2 Perawinya : 1) Shu’aba, 2) Hafs 6. Imam Hamzah (Kufah: Iraq) dan 2 Perawinya: 1) Khalaf , 2) Khallad 7. Imam Kisaa’i (Kufah: Iraq) dan 2 Perawinya: 1) Abul Haarith, 2) Duri. Selain di atas, ada tiga lagi Qiraat ( jadi semuanya 10 Qiraat yg sah sepertimana diriwayatkan oleh imam alJazari ) 8. Abu Ja’far Al-Madani ( madinah) - Ibnu Wardan - Ibnu Jammaz 9. Ya’qub Al-Basri - Ruwais - Rauh 10. Khalaf Al-’Asyir - Ishaq - Idris

nothing at of , which is


20. Konsultasi Syariah: Hukum Gelar Haji

Konsultasi Syariah: Hukum Gelar Haji

Audio konsultasisyariah.com: Hukum Gelar Haji ===== Memberi Gelar Haji Apa hukum gelar haji bagi mereka yang berhaji? Apakah diperbolehkan menyebut Haji Fulan.. makasih Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Gelar haji atau hajah belum dikenal di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun sahabat. Bahkan menurut Syaikh Dr. Bakr Abu Zaid, gelar haji pertama kali beliau temukan di kitab Tarikh Ibnu Katsir ketika pembahasan biografi ulama yang wafat tahun 680an. Lantas bagaimana hukum memberi gelar haji untuk mereka yang sudah berangkat haji? Orang yang sedang melakukanhaji, disebut oleh Allah dalam al-Quran dengan sebutan Haji. Allah berfirman, أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ “Apakah (orang-orang) yang memberi minuman Haji dan mengurus Masjidil haram kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah?..” (QS. at-Taubah: 19). Read more https://konsultasisyariah.com/30898-hukum-gelar-haji.html

nothing at of , which is